Sejarah Desa

Mesam-mesem Cikal Bakal Desa Ngasem

Dikisahkan oleh masyarakat setempat bahwa Desa Ngasem Kecamatan Batealit, Jepara bermula dari mesam-mesem. Cerita ini entah kapan mulai dimunculkan di masyarakat, tak banyak masyarakat yang tahu. Namun, yang pasti desa yang berbatasan dengan Desa Ngabul Kecamatan Tahunan ini bermula dari seorang perempuan yang tersenyum sendiri (mesem-mesem) saat berkaca melihat giginya.

Al kisah, dulu kala diceritakan oleh Mbah Sardam, warga Desa Ngasem, ada seorang perempuan bernama Sarinah. Seperti cerita yang diceritakan banyak orang, Sarinah gemar bermain blandring (ketapel).

Pada suatu ketika, Sarinah tengah berjalan-jalan di suatu tempat dengan membawa ketapel. Disuatu tempat, Sarinah melihat pohon asem yang sangat besar dan rindang.

Lantaran kecapekan mengembara, Sarinah pun memutuskan untuk beristirahat di bawah pohon asem yang tengah berbuah lebat itu. Sembari bersantai, Sarinah membidik salahsatu buah asem dengan batu kecil menggunakan ketapelnya.

Sial. Buah asem yang dibidik itu bukannya jatuh, malah batu yang digunakan membidik terpental setelah membentur salahsatu dahan hingga mengenai mulut Sarinah.

Al hasil, gigi Sarinah pun copot satu lantaran terkena batu. Sarinah pun penasaran dengan kondisi giginya. Kemudian Sarinah kembali melanjutkan pengembaraannya. Tiba di suatu tempat yang menampung air yang jernih, Sarinah bercermin di air.

Melihat giginya ompong, Sarinah kemudian senyum-senyum sendiri. selama perjalanan pulang, di sepanjang perjalan sembari mengingat kejadian yang baru dialami Sarinah terus senyum-senyum sendiri (mesam-mesem). Lantaran kejadian itulah wilayah tersebut, tempat dimana gigi Sarinah patah dan sepanjang perjalanan Sarinah pulang dibri nama Desa Ngasem.

Facebook Comments