SURAT PINDAH DOMISILI

Surat pindah datang dibutuhkan bagi warga yang ingin pindah domisili. Cara membuat surat pindah datang pun cukup mudah dengan mengurusnya di daerah yang ditinggalkan oleh pemohon. Lalu, dilanjutkan dengan mengurusnya di daerah yang akan ditempati oleh pemohon.
Berikut syarat dokumen untuk mengurus surat pindah datang :
Persyaratan Surat Pindah antar Kabupaten/Kota
1. Surat pengantar RT
2. Fotocopy KTP 7 lembar
3. Fotocopy KK 7 lembar
4. Fotocopy buku nikah 7 lembar
5. Foto ukuran 3×4 (10 lembar)
6. SKCK
7. Akta kelahiran/Ijasah bagi yang belum nikah
Persyaratan Surat Pindah antar Kecamatan
1. Surat pengantar RT
2. Fotocopy KTP 5 lembar
3. Fotocopy KK 5 lembar
4. Fotocopy buku nikah 5 lembar
5. Foto ukuran 3×4 (6 lembar)
6. Akta kelahiran/Ijasah bagi yang belum nikah
Persyaratan Surat Pindah antar Desa
1. Surat pengantar RT
2. Fotocopy KTP 4 lembar
3. Fotocopy KK 4 lembar
4. Fotocopy buku nikah 4 lembar
5. Foto ukuran 3×4 (5 lembar)
6. Akta kelahiran/Ijasah bagi yang belum nikah

Berikut cara mengurus surat pindah datang di daerah asal :
1. Minta surat pengantar dari RT ditempat yang akan anda tinggalkan.
2. Pergi ke Kelurahan untuk mengisi beberapa formulir. Seperti formulir biodata, formulir KK baru, formulir perubahan KK.
3. Setelah mendapatkan surat keterangan dari kelurahan, datang ke Kecamatan untuk meminta tanda tangan disurat tersebut.
4. Selanjutnya pemohon harus mendatangi disdukcapil ditempat tinggal asal untuk meminta penerbitan Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) dengan beberapa syarat yang disiapkan sebelumnya.
5. Biasanya pada proses ini e-KTP lama anda akan ditarik untuk menghindari dobel identitas.
SKPWNI dari Disdukcapil tersebut selanjutnya dibawa pemohon untuk mengurus surat keterangan pindah datang.